Reserve, Mengatasi Sinusitis

Di Website AgenRedPropolis.com saya menyampaikan soal Cara Mengobati Sinusitis dengan Red Propolis Liquid. Di sini, saya sampaikan resep lain untuk mengobati masalah sinusitis. Ya, Reserve, Mengatasi Sinusitis. Lebih jelasnya… mari simak paparan berikut!

Gambaran Umum Mengenai Sinusitis

Pengertian Sinusitis

Cara Mengobati Sinusitis dengan Red Propolis LiquidSinusitis adalah peradangan yang terjadi pada rongga sinus. Sinusitis banyak ditemukan pada penderita hay fever yaitu penderita pilek menahun akibat dari alergi terhadap debu dan sari bunga. Sinusitis juga dapat disebabkan oleh bahan bahan iritan seperti bahan kimia yang terdapat pada semprotan hidung serta bahan bahan kimia lainnya yang masuk melalui hidung. Jangan dilupakan kalau sinusitis juga bisa disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Tulisan kali ini lebih menitikberatkan pembahasan pada sinusitis yang disebabkan oleh infeksi.

Sinus atau sering pula disebut dengan sinus paranasalis adalah rongga udara yang terdapat pada bagian padat dari tulang tenggkorak di sekitar wajah, yang berfungsi untuk memperingan tulang tenggkorak. Rongga ini berjumlah empat pasang kiri dan kanan. Sinus frontalis terletak di bagian dahi, sedangkan sinus maksilaris terletak di belakang pipi.

Sementara itu, sinus sphenoid dan sinus ethmoid terletak agak lebih dalam di belakang rongga mata dan di belakang sinus maksilaris. Dinding sinus terutama dibentuk oleh sel sel penghasil cairan mukus. Udara masuk ke dalam sinus melalui sebuah lubang kecil yang menghubungkan antara rongga sinus dengan rongga hidung yang disebut dengan ostia. Jika oleh karena suatu sebab lubang ini buntu maka udara tidak akan bisa keluar masuk dan cairan mukus yang diproduksi di dalam sinus tidak akan bisa dikeluarkan.

Timbulnya Masalah Sinusitis

Sinusitis dapat terjadi bila terdapat gangguan pengaliran udara dari dan ke rongga sinus serta adanya gangguan pengeluaran cairan mukus. Adanya demam, flu, alergi dan bahan bahan iritan dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan pada ostia sehingga lubang drainase ini menjadi buntu dan mengganggu aliran udara sinus serta pengeluaran cairan mukus. Penyebab lain dari buntunya ostia adalah tumor dan trauma. Drainase cairan mukus keluar dari rongga sinus juga bisa terhambat oleh pengentalan cairan mukus itu sendiri. Pengentalan ini terjadi akibat pemberiaan obat antihistamin, penyakit fibro kistik dan lain lain. Sel penghasil mukus memiliki rambut halus (silia) yang selalu bergerak untuk mendorong cairan mukus keluar dari rongga sinus. Asap rokok merupakan biang kerok dari rusaknya rambut halus ini sehingga pengeluaran cairan mukus menjadi terganggu. Cairan mukus yang terakumulasi di rongga sinus dalam jangka waktu yang lama merupakan tempat yang nyaman bagi hidupnya bakteri, virus dan jamur.

Tipe Sinusitis

Sinusitis dapat dibagi menjadi dua tipe besar yaitu berdasarkan lamanya penyakit (akut, subakut, khronis) dan berdasarkan jenis peradangan yang terjadi (infeksi dan non infeksi). Disebut sinusitis akut bila lamanya penyakit kurang dari 30 hari. Sinusitis subakut bila lamanya penyakit antara 1 bulan sampai 3 bulan, sedangkan sinusitis khronis bila penyakit diderita lebih dari 3 bulan. Sinusitis infeksi biasanya disebabkan oleh virus walau pada beberapa kasus ada pula yang disebabkan oleh bakteri. Sedangkan sinusitis non infeksi sebagian besar disebabkan oleh karena alergi dan iritasi bahan bahan kimia. Sinusitis subakut dan khronis sering merupakan lanjutan dari sinusitis akut yang tidak mendapatkan pengobatan adekuat.

Gejala Sinusitis

Gejala sinusitis yang paling umum adalah sakit kepala, nyeri pada daerah wajah, serta demam. Hampir 25% dari pasien sinusitis akan mengalami demam yang berhubungan dengan sinusitis yang diderita. Gejala lainnya berupa wajah pucat, perubahan warna pada ingus, hidung tersumbat, nyeri menelan, dan batuk. Beberapa pasien akan merasakan sakit kepala bertambah hebat bila kepala ditundukan ke depan. Pada sinusitis karena alergi maka penderita juga akan mengalami gejala lain yang berhubungan dengan alerginya seperti gatal pada mata, dan bersin bersin.

Sinusitis sebagian besar sudah dapat didiagnosa hanya berdasarkan pada riwayat keluhan pasien serta pemeriksaan fisik yang dilakukan dokter. Hal ini juga disebabkan karena pemeriksaan menggunakan CT Scan dan MRI yang walaupun memberikan hasil lebih akurat namun biaya yang dikeluarkan cukup mahal. Pada pemeriksaan fisik akan ditemukan adanya kemerahan dan pembengkakan pada rongga hidung, ingus yang mirip nanah, serta pembengkakan disekitar mata dan dahi. Pemeriksaan menggunakan CT Scan dan MRI baru diperlukan bila sinusitis gagal disembuhkan dengan pengobatan awal. Rhinoskopi, sebuah cara untuk melihat langsung ke rongga hidung, diperlukan guna melihat lokasi sumbatan ostia. Terkadang diperlukan penyedotan cairan sinus dengan menggunakan jarum suntik untuk dilakukan pemeriksaan kuman. Pemeriksaan ini berguna untuk menentukan jenis infeksi yang terjadi.

Untuk sinusitis yang disebabkan oleh karena virus maka tidak diperlukan pemberian antibiotika. Obat yang biasa diberikan untuk sinusitis virus adalah penghilang rasa nyeri seperti parasetamol dan dekongestan. Curiga telah terjadi sinusitis infeksi oleh bakteri bila terdapat gejala nyeri pada wajah, ingus yang bernanah, dan gejala yang timbul lebih dari seminggu. Sinusitis infeksi bakteri umumnya diobati dengan menggunakan antibiotika. Pemilihan antibiotika berdasarkan jenis bakteri yang paling sering menyerang sinus karena untuk mendapatkan antibiotika yang benar benar pas harus menunggu hasil dari biakan kuman yang memakan waktu lama. Lima jenis bakteri yang paling sering menginfeksi sinus adalah Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae, Moraxella catarrhalis, Staphylococcus aureus, dan Streptococcus pyogenes. Antibiotika yang dipilih harus dapat membunuh kelima jenis kuman ini. Beberapa pilihan antiobiotika antara lain amoxicillin, cefaclor, azithromycin, dan cotrimoxazole. Jika tidak terdapat perbaikan dalam lima hari maka perlu dipertimbangkan untuk memberikan amoxicillin plus asam klavulanat. Pemberian antibiotika dianjurkan minimal 10 sampai 14 hari. Pemberian dekongestan dan mukolitik dapat membantu untuk melancarkan drainase cairan mukus. Pada kasus kasus yang khronis, dapat dipertimbangkan melakukan drainase cairan mukus dengan cara pembedahan.

Komplikasi yang serius jarang terjadi, namun kemungkinan yang paling gawat adalah penyebaran infeksi ke otak yang dapat membahayakan kehidupan.

Sumber: produkmelia.multiply.com

Penyembuhan Sinusitis dengan Reserve

Gambaran Umum Mengenai Reserve, JEUNESSE Resveratrol

retail-reserveReserve supplement diet yang mengandung bahan utama RESVERATROL. Resveratrol merupakan Antioksidan yang dihasilkan oleh tanaman untuk menyerang athogen, bakteri asing dan tekanan lingkungan. Selain resveratrol, di dalam Reserve ™ terdapat Acai, delima, blueberry murni, jus ceri hitam manis dan teh hijau. Hasilnya adalah gel lezat dan bergizi yang akan membantu Anda merasa vitalitas muda dan meningkatan kesehatan yang baik secara keseluruhan.

Reserve™ memberikan dosis tinggi resveratrol dalam bentuk gel bio-available yang tinggi, sehingga 200 kali lebih mudah diserap dibandingkan produk dalam bentuk kapsul. Penelitian terbaru menunjukan bahwa Resveratrol dapat meningkatkan Kinerja Otak dan Jantung serta mempromosikan Umur Panjang. Ahli Kesehatan dari berbagai Negara di dunia menyarankan mereka yang mempunyai sistem kekebalan tubuh yang sangat lemah dan yang menghidap penyakit berat dianjurkan mengkonsumsi Resveratrol.

Reserve002750x301Reserve™ – suatu campuran botani antioksidan yang penting dengan kekuatan penyembuhan yang akan meningkatkan secara luar biasa kesehatan Anda dan membantu dalam menunda penuaan dini. Dengan kombinasi unik antioksidan, anthocyanin, dan asam lemak esensial, Reserve™ adalah pertahanan yang unggul terhadap kerusakan radikal bebas.

JEUNESSE Resveratrol Bermanfaat untuk:

  • Anti Kanker & Tumor Prostat, Paru-Paru, Hati, Payudara, dll.
  • Anti Radang, Infeksi Virus Bakteri.
  • Membantu Meningkatkan Kesehatan Gula Darah.
  • Membantu Menurunkan Berat Badan.
  • Memerangi Radikal Bebas.
  • Mencegah Kegemukan.
  • Mengatasi Asma dan Sinusitis.
  • Menghindari Stroke.
  • Menghindari Terjadinya Jantung Koroner.
  • Meningkatkan Aktifitas Sel yang Sehat.
  • Meningkatkan Energi dan Stamina.
  • Meningkatkan Kekebalan Tubuh.
  • Meningkatkan Kesehatan dan Kecantikan Kulit.
  • Meningkatkan Kesehatan dan Umur Panjang.
  • Meningkatkan Kesehatan Jantung.
  • Menjaga Keseimbangan Kolesterol.
  • Menurunkan Diabetes, Hipertensi, Parkinson, Pikun, Rematik, Katarak, Osteoporosis, Herpes, dan Berbagai Penyakit Degeneratif.

Dengan mengkonsumsi Reserve ™. Setiap paket gel menyediakan beberapa hal berikut.

  • Antioksidan untuk melawan peradangan sel, stres oksidatif dan penuaan dini.
  • Anthocyanin untuk mendukung meningkatkan fungsi kardiovaskular.
  • asam lemak esensial untuk membantu fungsi saluran pencernaan.
  • Phytosterols untuk membantu dalam menjaga kadar kolesterol yang sehat.
  • Mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat.
  • Meningkatan metabolisme.

Cara Penyembuhan Sinusitis dengan Reserve

Untuk penyembuhan Sinusitis yang Anda derita, cukup konsumsi Reserve Gel 2 s.d. 3 kali sehari masing-masing satu sachet.

OK, itu saja info mengenai Reserve, Mengatasi Sinusitis. Semoga bermanfaat!!!

Untuk Info Lengkap:

SMS: Kang Erdien | 0858-6001-1277 | BBM: 28BB8754

Atau

SMS Bu Susie: 0811-23-9758 | BBM: 280FBEE8 => E-mail: msusilowati@ymail.com.

O iya…. Jika Anda Berminat Menjadi Agen Reserve silakan baca Peluang Bisnisnya di SINI, Registrasi di SINI, Pemesanan Reserve di SINI.

Incoming search terms:

Posted in Health and Beauty, Reserve and tagged , , , , , , , , , .